SAAT VARICELLA (CACAR AIR) TIBA
Kata teman-teman saya tomboy. Suka dandan asal. Nggak terlalu mentingin mode yang penting nyaman. Celana jeans dan sandal jepit nggak ketinggalan. Tentu saja sekarang tanpa t-shirt atau hem andalan. Maklum gaya berbusana berubah sejak jilbaban. Tapi secuek-cueknya saya tetap saya punya keluhan. Terlebih melihat teman yang kulitnya putih mulus seperti pantat bayi. Wuih, rasanya enggak pe-de aja kalau dekat-dekat orang macam ini. “ Duh, coba ya aku semulus dan seputih dia…” keluh saya suatu hari Alhasil keluhan saya langsung dijawab Tuhan dengan munculnya bintik-bintik kemerahan disekujur badan alias cangkrangen atau istilah kerennya Varicella. Waduh! Saya jadi panic melihat kondisi semacam ini. Sudahlah hari raya, waktunya maaf-maafan dan ketemu saudara, kok malah terkapar tak berdaya. Kalau gini mana bisa nggaya? Udah gitu saya jadi susah makan, susah minum, susah tidur selama Mbak Varicella menghampiri saya. Karenanya juga saya tak bisa mandi seenak-enaknya. Paling menyek

