Ku akui, Engkau memang begitu indah
Indah hingga membuat setiap orang yang kau datangi terlupa..
Lupa akan hakikat dirinya sebagai seorang hamba
Maaf Pujian…
Engkau tidak salah…
Engkau hanya sebuah ucapan dari sahabat..
Yang salah adalah hati ini yang tidak siap menerima mu..
Yang salah adalah diri ini yang belum pantas mendapatkanmu…
Sudahlah, pujian..
Sudah cukup kau buat diri ini terbang dengan segala rupamu..
Sudah cukup kau goreskan titik – titik hitam itu..
Sudah cukup hitam hati ini dengan keindahanmu..
Stop, Pujian…
Maaf aku harus membatasi kehadiranmu…
Maaf aku harus membuat benteng yang kuat atas mu…
Maaf aku bukan orang yang pantas untukmu…
Aku hanya tidak mau jadi orang merugi
Aku hanya tidak mau amalan – amalanku terbang seperti kapas kelak..
Aku hanya tidak mau umur ku habis tanpa sebuah nilai..
hanya karena kehadiranmu di saat hati ini masih rapuh…
Tidak Mau Kau Merusak Amalanku, Heiii..Pujian..
Ku akui, Engkau memang begitu indah
Indah hingga membuat setiap orang yang kau datangi terlupa..
Lupa akan hakikat dirinya sebagai seorang hamba
Maaf Pujian…
Engkau tidak salah…
Engkau hanya sebuah ucapan dari sahabat..
Yang salah adalah hati ini yang tidak siap menerima mu..
Yang salah adalah diri ini yang belum pantas mendapatkanmu…
Sudahlah, pujian..
Sudah cukup kau buat diri ini terbang dengan segala rupamu..
Sudah cukup kau goreskan titik – titik hitam itu..
Sudah cukup hitam hati ini dengan keindahanmu..
Stop, Pujian…
Maaf aku harus membatasi kehadiranmu…
Maaf aku harus membuat benteng yang kuat atas mu…
Maaf aku bukan orang yang pantas untukmu…
Aku hanya tidak mau jadi orang merugi
Aku hanya tidak mau amalan – amalanku terbang seperti kapas kelak..
Aku hanya tidak mau umur ku habis tanpa sebuah nilai..
hanya karena kehadiranmu di saat hati ini masih rapuh…


