MEMBALIKKAN PANDANGAN MENGENAI SINDROM DOWN LEWAT TULISAN LIZA FATHIA UNTUK WORLD DOWN SYNDROME DAY
down syndrome girl (source : https://pixabay.com/en/down-syndrome-girl-love-389671/) Adalah Cut Mad , lelaki jadi obyek tulisan Mbak Liza Fathia untuk memperingati World Down Syndrome Day 21 Maret setahun silam. Tidak seperti lelaki seusianya, tingkah Cut Mad tidak bisa dikatakan dewasa. Ia kerap bertingkah laku serupa kanak-kanak meski usianya lewat dua puluh tahun. Penyebabnya adalah kelainan genetik pada kromosom 21 yang berdampak pada keterbelakangan mental dan motorik Cut Mad. Lalu bagaimana cara mengetahui apakah seseorang terkena sindrowm down atau tidak? Secara gamblang, penderita sindrom down seperti Cut Mad memiliki ciri yang khas. Kepala mengecil (microcephaly), hidung datar menyerupai orang Mongoloid, mulut kecil dan lidah yang menonjol, serta tubuh yang relatif pendek. Persepsi Orang Terhadap Penyandang Sindrom Down Seperti yang dikatakan Mbak Liza , persepsi masyarakat terhadap penyandang down syndrome masih buruk. Orang-orang sep

