close
Lompat ke isi

Bahasa Inggris Modern Awal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Inggris Modern Awal
English
Bahasa Inggris Shakespeare
Bahasa Inggris Raja James
Image
Soneta 132, karya William Shakespeare pada Quarto 1609
WilayahInggris, Skotlandia, Irlandia, Wales dan Koloni Britania
Eradikembangkan menjadi Bahasa Inggris Modern pada akhir abad ke-17
Lihat sumber templat}}
ImageBeberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman ini
Klasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
Bentuk awal
Kode bahasa
ISO 639-3
ISO 639-5
ISO 639-6emen
GlottologTidak ada
IETFen-emodeng
Informasi penggunaan templat
Status pemertahanan
Terancam

CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
Aman

NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
ICHEL Red Book: Extinct

Bahasa Inggris Modern Awal diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

Referensi: [1][2]
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
Image Portal Bahasa
L B PW   
Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat

Early Modern English (diterjemahkan bebas menjadi Bahasa Inggris Modern Awal, terkadang disingkat menjadi EModE,[3] EMnE) atau Early New English (atau ENE) adalah tahap bahasa Inggris yang dimulai dari zaman Tudor hingga ke zaman Interregnum dan zaman Restorasi, atau merupakan peralihan dari bahasa Inggris masa pertengahan pada akhir abad ke-15 ke peralihan bahasa Inggris pada masa modern pada pertengahan hingga akhir abad ke-17.[4]

Sebelum dan setelah James I naik takhta ke Inggris pada tahun 1603, kehadiran standar bahasa Inggris mulai memengaruhi pertuturan dan penulisan bahasa Skotlandia pada masa pertengahan.

Konvensi tata bahasa dan ortografik sastra bahasa Inggris pada akhir abad ke-16 dan ke-17 masih sangat berpengaruh pada standar Bahasa Inggris modern. Sebagian besar pembaca bahasa Inggris modern dapat memahami teks yang ditulis pada akhir fase bahasa Inggris modern awal, seperti Alkitab King James Version dan karya William Shakespeare. Karya-karya tersebut memberikan banyak dampak pada bahasa Inggris modern.

Teks dari fase awal bahasa Inggris modern awal, seperti pada akhir abad ke-15 Le Morte d'Arthur (1485) dan pertengahan abad ke-16 Gorboduc (1561), mungkin menghadirkan lebih banyak kesulitan. Namun teksnya masih mirip seperti tata bahasa, kosakata, dan fonologi bahasa Inggris modern dibandingkan dengan teks bahasa Inggris pertengahan pada abad ke-14, seperti pada karya Geoffrey Chaucer.

  1. "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
  3. Sebagai contoh, Río-Rey, Carmen (9 October 2002). "Subject control and coreference in Early Modern English free adjuncts and absolutes". English Language and Linguistics. 6 (2). Cambridge University Press: 309–323. doi:10.1017/s1360674302000254. Diakses tanggal 12 March 2009.
  4. Nevalainen, Terttu (2006). An Introduction to Early Modern English. Edinburgh: Edinburgh University Press