close
Lompat ke isi

Pasupatastra

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Image
Lukisan karya Raja Ravi Varma, menggambarkan Dewa Siwa menganugerahkan Pasupatastra kepada Arjuna.

Pasupatastra (Dewanagari: पाशुपतास्त्; ,IAST: Pāśupatāstra,;  senjata penguasa segala satwa) atau senjata Pasupata, dalam wiracarita Hindu Mahabharata adalah panah sakti yang dianugerahkan oleh Dewa Siwa kepada Arjuna yang berhasil menunaikan laku tapa di puncak Indrakila. Dalam kisah, peristiwa tersebut terjadi ketika lima Pandawa menjalani pengasingan selama dua belas tahun dalam hutan. Dalam pewayangan Jawa, senjata ini dikenal pula sebagai panah Pasupati atau Pasopati.

Panah yang berujung bulan sabit ini pernah digunakan oleh Siwa (Tripurantaka) saat menghancurkan Tripura, tiga kota kaum asura yang selalu mengancam para dewa. Dengan panah ini pula Arjuna membinasakan Prabu Niwatakawaca. Dalam perang Bharatayuddha, Arjuna menggunakan panah ini untuk mengalahkan musuh-musuhnya, antara lain Jayadrata dan Karna yang dipenggalnya dengan panah ini. Senjata tersebut merupakan salah satu dari enam senjata jenis Mantramukta yang sulit ditangkis.[1]

Arjuna memperoleh senjata Pasupata pada masa pembuangan selama 12 tahun yang dihimpun dalam kitab Wanaparwa. Dia melakukan pertapaan di gunung Indrakila, tempat Dewa Siwa bersemayam. Dalam Kakawin Arjunawiwaha, dikisahkan bahwa selama dalam pertapaan, dia bertahan dari segala godaan kelaparan, kehausan, maupun godaan para bidadari yang dipimpin Dewi Supraba.

Pertapaan Arjuna kemudian terusik oleh seekor babi hutan yang merupakan jelmaan raksasa Mukasura (Mamangmurka atau Momosimuka). Arjuna kemudian memutuskan untuk memburunya. Pada saat panah Arjuna mengenai babi tersebut dan membuatnya mati, muncullah pemburu lain dari suku Kirata yang menyatakan bahwa itu adalah panahnya. Maka kemudian Arjuna bertarung dengan sang pemburu, tetapi mengalami kekalahan. Akhirnya Arjuna sadar bahwa pemburu tersebut adalah Dewa Siwa, yang telah merasa senang atas tapa yang dilaksanakan Arjuna. Kemudian sang dewa memberikan senjata Pasupata kepada Arjuna.[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Oppert, Gustav Salomon (1880). On the Weapons, Army Organisation, and Political Maxims of the Ancient Hindus: With Special Reference to Gunpowder and Firearms. Higginbotham. hlm. 30. Narayanastra most powerful.
  2. www.wisdomlib.org (2012-06-29). "Pashupatastra, Pashupata-astra, Pāśupatāstra: 9 definitions". www.wisdomlib.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-09-25.